Home > Career > Kode Etik

KODE ETIK

KODE ETIK DAN PERATURAN PERUSAHAAN

TWIN TULIPWARE

Dengan tekad untuk menjalankan sistem bisnis yang baik dan menciptakan iklim usaha yang sehat, maka setiap Dealer/Manager/Priority Manager/Tulip Shop dari PT Dian Megah Indo Perkasa (selanjutnya disebut “Twin Tulipware Indonesia”) berkomitmen untuk selalu memelihara suasana usaha yang baik dan benar menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan melandasi setiap kegiatan dengan filosofi peduli dan bertumbuh “Care and Grow”.

Untuk mencapai tekad tersebut diatas, maka diperlukan adanya Kode Etik dan Peraturan Perusahaaan yang jelas tentang hal-hal yang dapat dilakukan dan yang dilarang untuk dilakuan dalam melakukan penjualan produk Twin Tulipware kepada pada konsumen. Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini dibuat sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesi No.32/M-DAG/PER/8/2008 tanggal 21 Agustus 2008 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No.47/M-DAG/PER/9/2009 tanggal 16 September 2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Perdagangan dengan Sistem Penjualan Langsung.

 

1.         DEFINISI

Berikut adalah istilah atau kata yang dipakai dalam Kode Etik dan Peraturan Perusahaan yang mempunyai arti sebagai berikut:

1.1.       Konsumen adalah perorangan atau konsumen akhir sebagai pengguna Produk Twin Tulipware yang menjadi target penjualan Produk Twin Tulipware oleh Sales Force.

1.2.     Dealer adalah perorangan yang direkrut oleh sesama Dealer, Manager, Priority Manager dan Tulip Shop untuk melakukan penjualan Produk Twin Tulipware kepada konsumen melalui Demo atau melalui cara lain yang ditetapkan atau disetujui oleh Twin Tulipware Indonesia. Dealer dapat membawahi dan membina Dealer yang direkrutnya dalam waktu tertentu.

1.3.     Manager adalah Dealer yang telah memenuhi kualifikasi penjualan dan rekrut tertentu, yang di angkat oleh Twin Tulipware Indonesia untuk membawahi dan membina Dealer yang direkrutnya dalam waktu tertentu. Manager dapat membawahi dan membina Manager yang sebelumnya Dealer yang direkrutnya dan telah melalui memenuhi kualifikasi penjualan dan rekrut.

1.4.     Priority Manager adalah Manager yang telah memenuhi kualifikasi jumlah manager dengan penjualan dan rekrut tertentu, dan diangkat oleh Twin Tulipware Indonesia untuk membawahi dan mensupervisi Manager dan Dealer dalam groupnya.

1.5.     Tulip Shop adalah Dealer atau Manager atau perusahaan yang didirikan menurut hukum Indonesia yang diangkat oleh Twin Tulipware Indonesia untuk melakukan perekrutan Dealer dan pengangkatan Manager, Priority Manager serta merekomendasikan calon Tulip Shop dan melakukan penjualan Produk Twin Tulipware kepada Dealer, Manager dan Priority Manager sesuai dengan tata cara yang ditetapkan atau disetujui oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

1.6.     Formulir Keanggotaan adalah formulir yang diisi oleh perorangan sebagai persyaratan untuk bergabung menjadi Dealer Twin Tulipware Indonesia yang berisi data pribadi dan merupakan perjanjian antara Dealer dengan Twin Tulipware Indonesia untuk mengikatkan diri terhadap ketentuan yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia dalam Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini maupun kebijakan yang ditetapkan dari waktu ke waktu.

1.7.     Surat Kesepakatan Tulip Shop adalah kesepakatan antara Twin Tulipware Indonesia dengan Tulip Shop yang terpilih yang berisi hak dan kewajiban kedua belah pihak, keuntungan yang didapatkan oleh Tulip Shop dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia selama periode tertentu.

1.8.     Sales Force adalah setiap orang yang berstatus Dealer, Manager, Priority Manager dan Tulip Shop melakukan aktivitas penjualan produk Twin Tulipware dan rekrutmen Dealer baru sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

1.9.     Produk Twin Tulipware adalah setiap produk yang bermerek “Twin Tulipware” dan/atau merek terdaftar atau belum terdaftar lainnya yang dimiliki dan dipegang lisensinya oleh PT Dian Megah Indo Perkasa atau perusahaan afiliasinya berupa barang-barang yang terbuat dari plastik, metal dan/atau bahan-bahan lainnya (baik bahan solid maupun cair) termasuk tetapi tidak terbatas pada wadah makan, wadah minum, peralatan rumah tangga, mainan, baju dalam, perawatan kulit, kecantikan, merchandise seperti baju dan produk lainnya. 

1.10.   Merek “Twin Tulipware” adalah merek dagang, istilah, gambar, logo, angka, susunan warna yang digunakan dalam Produk Twin Tulipware dan semua pendaftaran serta hak yang sedang didaftarkan hanya akan dan tetap menjadi milik PT Dian Megah Indo Perkasa atau afiliasinya, sebagai pemilik atau pemegang lisensi.

1.11.     Program Pemasaran (Marketing Plan) adalah serangkaian peraturan termasuk kewajiban setiap Sales Force untuk mencapai tingkat keberhasilan tertentu dan hak termasuk penghasilan yang akan didapatkan karena pencapaian tersebut.

1.12.    Penjualan Terlarang (Black Market) adalah metode pemasaran dan penjualan Produk Twin Tulipware yang melanggar Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini dan/atau ketentuan yang ditetapkan Twin Tulipware Indonesia.

1.13.    Penjualan Online/Digital adalah metode pemasaran dan penjualan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

2.        KETENTUAN HUKUM

2.1.     Perusahaan adalah PT. Dian Megah Indo Perkasa didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia dan sebagai Distributor nasional guna melakukan penjualan Produk Twin Tulipware di Indonesia dengan cara penjualan langsung (Direct Selling).

2.2.    Distribusi Produk Twin Tulipware merupakan kegiatan usaha mendiri melalui Sales Force dan bukan merupakan bagian dan struktur organisasi perusahaan.

3.        PERSYARATAN MENJADI SALESFORCE

3.1.     Berikut persyaratan menjadi Sales Force:

  1. Warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau lebih.
  2. Mengisi Formulir Keanggotaan
  3. Melampirkan fotokopi KTP
  4. Membeli paket Starter Kit
  5. Bukan karyawan perusahaan PT. Dian Megah Indo Perkasa

3.2.    Setiap Salesfoce hanya diperbolehkan mempunyai 1 (satu) nomor keanggotaan, jika terdapat lebih dari satu nomor keanggotaan yang berlaku, maka Twin Tulipware Indonesia akan menghapuskan nomor keanggotaan yang terakhir.

3.3.    Hak Keanggotaan hanya milik Sales Force tersebut dan tidak bisa digunakan oleh orang lain kecuali suami/istri dari Sales Force bersangkutan. Segala hal yang berkaitan dengan penyalahgunaan kartu keanggotaan menjadi tanggung jawab Sales Force.

3.4.    Salesforce tidak dibenarkan menggunakan nama orang lain ataupun nama fiktif untuk pendaftaran keanggotaannya.

3.5.    Sales Force diberikan tenggang waktu selama 10 (sepuluh) hari kerja untuk membatalkan pendaftaran sebagai Dealer dengan mengembalikan Starter Kit dalam keadaan seperti semula kepada Twin Tulipware Indonesia.

4.       HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK

4.1.     Sales Foce berkewajiban untuk:

4.1.1.        Mematuhi dan menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan yang berlaku, Kode Etik dan Peraturan Perusahaan serta segala ketentuan mengenai penjualan, pemasaran dan promosi Produk Twin Tulipware yang dikeluarkan oleh Twin Tulipware Indonesia.

4.1.2.       Melakukan aktivitas harian yang telah ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia sebagai Sales Force, termasuk pada menghadiri gathering, melakukan demo, menghadiri seminar dan meeting yang diadakan oleh Twin Tulipware Indonesia ataupun Tulip Shop, menghadiri pertemuan unit meeting dan training berkala.

4.1.3.       Mematuhi aturan penggunaan hak merek, hak cipta, disain industri, paten termasuk dan tidak terbatas pada hak atas kekayaan intelektual lainnya yang melekat pada Produk Twin Tulipware.

4.1.4.       Melaporkan kepada Twin Tulipware Indonesia apabila ditemukan bentuk penyalahgunaan atas hak-hak tersebut diatas yang melekat pada Produk dan/atau kata serta lambang yang sama atau mengandung persamaan pada pokoknya dengan “Twin Tulipware” dan membantu Twin Tulipware Indonesia untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan-kepentingannya dan menghadapi penyalah-gunaan tersebut.

4.1.5.       Melakukan bimbingan, pelatihan, motivasi, pengarahan, dan penjelasan secara benar sesuai dengan peraturan dan literatur Twin Tulipware Indonesia terhadap downline dan/atau Sales Force baru yang direkrut secara sendiri maupun bersama-sama dengan Sales Force lainnya dan Twin Tulipware Indonesia.

4.1.6.       Menjaga kondisi lingkungan pemasaran termasuk kantor dan Merek “Twin Tulipware” sesuai dengan standar dan ketentuan dari Twin Tulipware Indonesia sehingga meningkatkan reputasi dan nama baik Twin Tulipware Indonesia dan menghindari tindakan-tindakan atau sikap yang merusak citra Twin Tulipware Indonesia serta Sales Force lainnya.

4.2.    Sales Force berhak untuk:

4.2.1.       Hak–hak sebagai Sales Force menurut ketentuan Twin Tulipware Indonesia sesuai dengan pencapaiannya dalam bidang penjualan atau rekrutmen.

4.2.2.      Mendapatkan kesempatan untuk mengikuti jenjang karir sebagai Manager, Prioty Manager dan Tulip Shop sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

4.2.3.      Mengikuti kegiatan pelatihan sesuai dengan ketentuan, yang diberikan oleh Tulip Shop dan/atau Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

4.2.4.      Mengajukan perpindahan ke upline lain dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari upline induk. Apabila upline induk tidak memberikan alasan yang patut dan wajar dan/atau melampaui masa 14 hari (empat belas) hari, maka yang bersangkutan berhak mengajukan permohonan pesetujuan tertulis kepada Twin Tulipware Indonesia. Proses perpindahan upline harus dilaksanakan melalui musyawarah oleh semua pihak terkait.

4.3.    Sales Foce dilarang untuk:

4.3.1.       Mengubah bentuk dan tata cara penjualan, pemasaran dan/atau promosi Produk Twin Tulipware yang telah ditentukan, kecuali telah mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Twin Tulipware Indonesia.

4.3.2.      Melakukan segala bentuk kegiatan promosi dan/atau penjualan yang termasuk ke dalam atau mengarah kepada praktek Penjualan Terlarang (Black Market) atau Penjualan Online/Digital yang tidak sesuai dengan Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini, kebijakan Twin Tulipware Indonesia yang dibuat dari waktu ke waktu, maupun tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

4.3.3.      Turut serta dalam kegiatan promosi dan/atau penjualan produk dari perusahaan penjualan langsung (direct selling) lain dan/atau mempengaruhi Dealer, Manager, Priority Manager dan Tulip Shop untuk bergabung dengan perusahaan penjualan langsung lain tersebut.

4.3.4.      Mengurangi ataupun menambah promosi dan/atau komsisi diluar yang sudah ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia. Apabila Sales Force ingin membuat program sendiri dengan tujuan meningkatkan penjualan atau jaringannya, maka Sales Force tidak diperbolehkan menggunakan merek “Twin Tulipware” ataupun afiliasinya di dalam program tersebut.

4.3.5.      Menjual atau mengedarkan Produk Twin Tulipware yang sudah tidak layak pakai atau tidak seusai dengan standar Twin Tulipware Indonesia.

4.3.6.      Menggunakan tulisan, lambang dan Merek “Twin Tulipware” dan afiliasinya untuk brosur atau alat bantu jual lainnya untuk sesuatu yang tidak benar atau tidak sesuai.

4.3.7.      Bertindak untuk dan atas nama Twin Tulipware Indonesia, mewakili Twin Tulipware Indonesia melakukan pengikatan hukum dengan pihak lain ataupun mewakili seolah-olah dirinya adalah wakil dari Twin Tulipware Indonesia.

4.4.    Twin Tuliware Indonesia berkewajiban untuk:

4.4.1.       Memiliki Program Pemasaran (Marketing Plan) yang jelas, transparan, rasional dan tidak berbentuk skema jaringan pemasaran yang terlarang.

4.4.2.      Menjamin Produk Twin Tulipware merupakan produk yang nyata, jelas dan dengan harga yang layak dan wajar.

4.4.3.      Memenuhi ketentuan standar mutu Produk Twin Tulipware yang berlaku.

4.4.4.     Memberikan komisi, bonus dan penghargaan lainnya atas prestasi penjualan Produk Twin Tulipware oleh Sales Force sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

4.4.5.      Menentukan harga jual Produk Twin Tulipware dalam mata uang Rupiah (Rp)

4.4.6.      Memberikan Starer Kit atau alat bantu penjualan kepada setiap Dealer baru yang paling sedikit berisikan informasi mengenai Produk Twin Tulipware, Program Pemasaran (Marketing Plan) dan Kode Etik dan Peraturan Perusahaan.

4.4.7.      Memberikan tenggang waktu selama 7 (tujuh) hari kerja kepada Sales Force dan konsumen untuk mengembalikan barang, apabila ternyata barang tersebut tidak sesuai dengan yang diperjanjikan.

4.4.8.      Memberikan jaminan atas mutu dan pelayanan purna jual atas Produk Twin Tulipware. Pemberian jaminan atas mutu Produk Twin Tulipware dapat berupa penggantian Produk Twin Tulipware kepada Sales Force dan Konsumen apabila terdapat Produk Twin Tulipware yang tidak sesuai kualitas dan jenis yang diperjanjikan.

4.4.9.      Memberikan kesempatan yang sama kepada semua Sales Force untuk berprestasi dalam menjual Produk Twin Tulipware.

4.4.10.    Melakukan pendaftaran atas Produk Twin Tulipware yang akan dipasarkan pada instansi yang berwenang, sesuai peraturan perundang-undang.

4.4.11.     Mencantumkan Merek “Twin Tulipware” pada setiap label Produk Twin Tulipware.

4.5.    Twin Tulipware Indonesia berhak untuk:

4.5.1.       Mengganti atau mengubah harga Produk Twin Tulipware, persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan Twin Tulipware Indonesia, Kode Etik dan Peraturan Perusahaan, ketersediaan Produk Twin Tulipware, Marketing Plan termasuk perhitungan komisi dengan pemberitahuan dalam bentuk tertulis, termasuk namun tidak terbatas melalui surat pemberitahuan.

4.5.2.      Memberikan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Sales Force sesuai dengan Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini.

4.5.3.      Mengakhiri Sales Force yang memiliki permasalahan yang memiliki implikasi hukum yang berpotensi merusak nama baik Twin Tulipware Indonesia.

4.5.4.      Melakukan audit dokumentasi dan operasional kegiatan penjualan, rekrutmen dan aktivitas promosi yang dilakukan oleh Sales Force untuk memastikan pelaksanaan syarat dan ketentuan dalam Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini, kebijakan Twin Tulipware Indonesia yang dibuat dari waktu ke waktu, maupun sesuai dengan peraturan yang berlaku.

4.5.5.      Melaksanakan pembinaan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para Sales Force untuk melakukan penjualan dan kemampuan mengelola usaha dengan memperhatikan etika dan sesuai dengan Marketing Plan.

4.6.    Twin Tulipware Indonesia dilarang untuk:

4.6.1.       Menjual Produk Twin Tulipware secara tidak benar atau berbeda atau bertentangan dengan keadaan yang sebenarnya, dengan cara pemaksaan atau cara lain yang dapat menimbulkan gangguan terhadap Konsumen.

4.6.2.      Menarik atau mendapatkan keuntungan melalui uang pendaftaran Dealer atau bentuk promosi lainnya dalam jumlah yang besar dan tidak rasional.

4.6.3.      Memaksa Sales Force untuk membeli Produk Twin Tulipware.

4.6.4.      Melakukan perdagangan yang terkait dengan pemberian komisi yang tidak wajar.

4.6.5.      Melakukan kegiatan usaha perdagangan yang terkait dengan penghimpunan dana masyarakat dan/atau diluar izin yang diberikan yaitu Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).

5.        PROGRAM PEMBINAAN, BANTUAN PELATIHAN DAN FASILITAS LAINNYA

5.1.     Twin Tulipware Indonesia akan memberikan program pelatihan-pelatihan dan fasilitas yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Sales Force dalam penjualan dan perekrutan Dealer baru yang terdiri dari:

5.1.1.         Pelatihan dalam bentuk module-module training dan praktek lapangan sesuai jenjang karir Sales Force.

5.2.    Kegiatan konferensi, workshop dan seminar

5.2.1.        Persyaratan termasuk tempat, waktu, kualifikasi dan biayanya yang harus dipenuhi untuk program pembinaan dan pelatihan tersebut diatas akan diberitahukan oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

6.       JANGKA WAKTU PERJANJIAN, PEMUTUSAN DAN PERPANJANGAN PERJANJIAN

6.1.     Masa berlaku dan ketentuan perpanjangan perjanjian kerjasama antara Twin Tulipware Indonesia dengan Tulip Shop merujuk pada masing-masing Surat Kesepakatan Tulip Shop yang telah disepakati oleh para pihak.

6.2.    Keanggotaan sebagai Dealer, Manager dan Priority Manager (selain Tulip Shop) berlaku seumur hidup selama yang bersangkutan melakukan kegiatan pemasaran melalui sistem penjualan langsung yang ditentukan oleh Twin Tulipware Indonesia.

6.3.    Pemutusan hak dan kewajiban Twin Tulipware Indonesia dan Sales Force dapat berakhir apabila terjadi beberapa hal berikut ini:

6.3.1.       Tidak terdapat penjualan Produk Twin Tulipware selama 6 (enam) bulan berturut-turut.

6.3.2.      Mengundurkan diri dari keanggotaan dengan mengajukan permohonan secara tertulis diatas kertas bermaterai.

6.3.3.      Melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini setelah kepada yang bersangkutan diberikan teguran dan peringatan.

6.3.4.      Memiliki permasalahan yang memiliki implikasi hukum yang berpotensi merusak nama baik Twin Tulipware Indonesia

6.4.    Akibat dari pengakhiran keanggotaan, seluruh downline Sales Force tersebut akan diberikan kepada upline-nya sesuai dengan jaringannya.

6.5.    Sales Force yang telah mengundurkan diri atau yang dicabut keanggotaannya, dapat mendaftarkan untuk menjadi Sales Force kembali dengan jaringan yang baru dan tidak dapat melanjutkan jaringan terdahulu.

7.        JAMINAN PEMBELIAN KEMBALI

Apabila Tulip Shop mengundurkan diri atau diberhentikan oleh Twin Tulipwre Indonesia, Tulip Shop dapat menjual kembali Produk Twin Tulipware yang masih ada pada dirinya kepada Twin Tulipware Indonesia, dengan memenuhi seluruh syarat – syarat dibawah ini:

7.1.     Produk tersebut masih layak jual sesuai dengan penilaian dari Twin Tulipware Indonesia, belum pernah dipergunakan, lengkap dalam satuan set-nya beserta bahan promosi dan starter kit, dan masih dalam kemasan semula baik berupa karton, plastik dan/atau tas aslinya.

7.2.    Permintaan untuk pembelian kembali diajukan paling lambat 2 (dua) minggu sejak tanggal surat pengunduran diri.

7.3.    Harga pembelian kembali adalah harga pada saat pembelian dikurangi biaya penanganan sebesar 10% (sepuluh persen), pajak, dan seluruh manfaat dan atau insentif yang telah diterima dan dinikmati baik berupa uang, barang, biaya kirim awal, biaya perjalanan dan akomodasi.8.        KETENTUAN MENGENAI GARANSI SEUMUR HIDUP

8.1.     Produk Twin Tulipware dilindungi oleh kebijakan Garansi Seumur Hidup Twin Tulipware, artinya jika Produk Twin Tulipware rusak atau cacat dalam pemakaian normal dan sesuai dengan fungsinya, maka dapat diklaim untuk mendapatkan penggantiannya secara gratis melalui Sales Force atau Tulip Shop terdekat. Barang yang memiliki garansi seumur hidup adalah Produk Twin Tulipware, kecuali:

8.1.1.         Produk Twin Tulipware habis pakai

8.1.2.       Produk peralatan rumah dan dapur termasuk produk metal dan produk dapur elektronik (Twin Tulipware Indonesia memberikan servis garansi selama 1 tahun setelah pembelian)

8.1.3.       Dekorasi produk (printing, sticker dan sebagainya)

8.1.4.       Aksesoris produk (tas, tali/strip, karton box, dan sebagainya)

8.1.5.       Produk tertentu (termasuk pakaian dalam dan merchandise) yang diinformasikan secara khusus bahwa produk tersebut tidak digaransi.

8.2.    Kerusakan atau cacat dalam pemakaian normal akibat benturan dan terjatuh dapat diganti kecuali rusak atau cacat karena:

8.2.1.       Pecah karena kesalahan pengguna (produk breakable)

8.2.2.      Bekas gigitan seperti gigitan binatang

8.2.3.      Tersayat pisau atau benda tajam

8.2.4.      Meleleh/melengkung/memuai karena suhu yang terlalu tinggi

8.2.5.      Terkena olah getah makanan atau bumbu, yang menyebabkan perubahan warna

8.3.    Ketentuan-ketentuan dan detail lebih lanjut mengenai persyaratan dan prosedur garansi seumur hidup akan diberitahukan oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu.

9.       KETENTUAN PEMBERIAN KOMISI, BONUS DAN PENGHARGAAN LAINNYA

9.1.     Sales Force berhak mendapatkan komisi, bonus, penghargaan dan hadiah sesuai dengan ketentuan yang ditentukan Twin Tulipware Indonesia dari waktu ke waktu apabila memenuhi kualifikasi target penjualan yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia pada periode tertentu.

9.2.    Ketentuan-ketentuan dan detail lebih lanjut mengenai hal-hal tersebut di atas, termasuk mengenai tempat, waktu, kualifikasi yang harus dipenuhi serta persyaratan biaya-nya akan diberitahukan oleh Twin Tulipware Indonesia dari waktu.

9.3.    Setiap pembayaran bonus (termasuk overidding) untuk Sales Force akan dipotong pajak sesuai dengan peraturan pemerintah.

10.     PENJUALAN TERLARANG (BLACK MARKET)

Yang dimaksud dengan Penjualan Terlarang adalah penjualan Produk Twin Tulipware degan cara:

10.1.   Melakukan pemasaran dan penjualan Produk Twin Tulipware melalui outlet, toko, pasar swalayan, gerai, mall, pusat perbelanjaan atau tempat-tempat umum lainnya tanpa pesetujuan tertulis terlebih dahulu dari Twin Tulipware Indonesia

10.2.  Melakukan penjualan Produk Twin Tulipware sebelum dan sesudah masa belaku promosi yang ditetapkan Twin Tulipware Indonesia.

10.3.  Melakukan penjualan Produk Twin Tulipwre dengan cara diskon/potongan harga diluar program promosi atau ketentuan yang ditetapkan oleh Twin Tulipware Indonesia.

10.4.  Melakukan kegiatan penjualan atau pemasaran Produk Twin Tulipware dengan produk lain (bundling) tanpa pesetujuan tertulis terlebih dahulu dari Twin Tulipware Indonesia

10.5.  Melakukan kegiatan penjualan, pemasaran atau promosi Produk Twin Tulipware yang melanggar atau bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

11.       PENJUALAN ONLINE/DIGITAL

11.1.     Sales Force diperbolehkan untuk melakukan promosi online melalui media blog pribadi dan/atau media social masing-masing, termasuk namun tidak terbatas pada Facebook, Instagram, Twitter, dan blogspot dengan mematuhi peraturan sebagai berikut:

11.1.1.        Produk Twin Tulipware Indonesia dan harga mengikuti produk dan harga katalog resmi sesuai katalog/brosur yang masih berlaku dan yang dikeluarkan oleh Twin Tulipware Indonesia. 

11.1.2.       Menjual Produk Twin Tulipware Indonesia sebelum dan sesudah masa berlaku yang ditentukan oleh Twin Tulipware Indonesia.

11.1.3.       Wajib menggunakan nama pribadi dan dilarang menggunakan atau mengandung nama “Twin Tulipware” dan Merek “Twin Tulipware”.

11.2.    Sales Force dapat menggunakan materi foto dan/atau video yang dibuat oleh Twin Tulipware Indonesia melalui website dan/atau mesia sosial resmi untuk keperluan promosi secara online pada media blog dan/atau media sosial pribadi masing-masing. Dilarang untuk fabrikasi dan merubah materi foto dan/atau video dibuat oleh Twin Tulipware Indonesia.

11.3.    Sales Force dapat menggunakan aplikasi online Twin Tulipware Indonesia untuk melakukan penjualan secara online namun dilarang melakukan penjualan online dengan menggunakan komputer, jaringan komputer dan/atau media elektronik lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada situs toko online seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI No.22 Tahun 2016.

12.      PENYELESAIAN PERSELISIHAN

12.1.    Dalam hal timbul perselisihan di antara Sales Force atau antar Sales Force dan Twin Tulipware Indonesia, maka perselisihan tersebut pertama-tama akan diselesaikan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat.

12.2.   Semua perselisihan yang tidak dapat mencapai mufakat, dugaan terjadinya pelanggaran Kode Etik dan Peraturan Perusahaan oleh Sales Force, atau permasalahan lainnya akan diselesaikan oleh Twin Tulipware Indonesia dengan mengacu kepada ketentuan yang ada dan berlaku.

12.3.   Bilamana tidak ada penyelesaian secara musyawarah maka Twin Tulipware Indonesia, Tulip Shop dan/atau Sales Force dapat menyelesaikannya melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) di Bandung sesuai dengan Peraturan dan Prosedur BANI yang berlaku. Putusan arbitrase yang dikeluarkan BANI bersifat final dan mengikat Twin Tulipware Indonesia, Tulip Shop dan/ atau Sales Force yang terlibat dalam proses arbitrase tersebut.

Twin Tulipware Indonesia berdasarkan kebijaksanaannya memiliki hak mutlak untuk menerbitkan kebijakan atau ketentuan lain untuk melengkapi Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini. Setiap kebijakan atau ketentuan yang dikeluarkan oleh Twin Tulipware Indonesia merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kode Etik dan Peraturan Perusahaan ini.

Bandung, 01 January 2019

Twin Tulipware Indonesia